BUNGA HITAM BAND BASEMENT…HUAKAKAK
Dicomot dari blog kedaipunk , oleh Eko KR – Bunga Hitam
Komentar dari pernyataan yanuar sholeh di situs anarchoi tentang marjinal masuk TV :
oi oi … sebenarnya saya agak terlambat membaca tulisan ini karena saya memang bukan manusia computer yang setiap saat betah didepan computer.. surfing…milis,loading dll. Lagian saya ga punya akses ke internet selain merental kesalah satu warnet yang ada didaerah saya di radio dalam. Dan ada baiknya saya terlambat membaca tulisan kang mas Yanuar sholeh ini,karena saya lihat tanggal tulisan nya adalah tgl 12 bulan april 2007,sedangkan saya baru membacanya pada tanggal 13 Desember 2007…sudah terlewat 7 bulan lamanya,tapi tampaknya saya harus tetap merespon tulisan kang mas Yanuar,karena tampaknya dia sangat sayang kepada saya,sampai-sampai urusan masuk tipi dibawa-bawa keurusan Jakarta bersatu,kenapa ga sekalian aja masalah saya sunat dulu bagaimana…ngomong-ngomong saya memang benar-benar sudah sunat loh,mau coba?? Monggo njengking…Begitu berartikah saya di komunitas ini? atau begitu menakutkan? sampai2 nama dan band2nan saya nangkring disitu…atau ini salah satu cara pembunuhan karakter dikomunitas?? Sekali lagi monggo…silakan saja…bebas!!! Seperti kata pembesar2 punk disini bahwa punk itu bebas…bebaskan dirimu tanpa aturan, tanpa batas sampai dirimu bertindak seperti hewan!!! Terserah!!! Bukan begitu bukan?? Bukan !!! Ga ada yang perlu ditutupi atau ditakuti disini,bagi gw komunitas ini adalah keluarga terbaik yang gw punya dan gw percaya…kalau gw harus telanjang disini ga masalah, ga perlu malu,kita ga melakukan hal yang membawa kepentingan pribadi koq…okeh ceerrr…lanjut
Pertama
Yah saya benar-benar Eko kr yang disebut oleh kang mas yanuar, kalo mau cari saya…insya Allah saya bisa ditemui dimana aja kalian mau, bisa di markas kami di Antimusic Jl.gandaria 1 no.8 atau mau ketemuan di Movement rec, atau di Daily life/sekre/48 tempatnya kawan meruya,atau di proklamasi/markipat tempat kawan2 depok,atau diciputat ditempat kawan sexy pig,atau dilapak blok m,diwarrior tempat kawan2 manggarai, cipulir, cileduk, ps.minggu, mampang, bintaro, cirendeu, kedoya, tj.duren…bekasi,tangerang,bogor scene/komunitas/kawan-kawan dimana di Jakarta kalian mau atau di taring babi sekalian saya akan dengan senang hati datang…kalau diluar Jakarta juga bisa aja terserah..tapi masak iya gw tinggal dijakarta lu ngajak ketemuan di ambon ceeerrr…yang bener aje. Okeh
Kedua
Huahahahahhahamasalah cluster bomb unit, untuk masalah ini kami sudah membacanya dari sekitar bulan tulisan itu dikeluarkan,waduh2 saya melihat tulisannya koq kayak anak TK atau anak kecil yang melakukan kesalahah dan ga mau disalahkan sendiri. Kenapa kalau kalian yakin masuk TV adalah tindakan sadar dan benar kenapa kalian ga pertahankan itu sampai titik darah penghabisan kalian!! Kenapa kalian malah berbicara “siy itu juga masuk TV tuh” dan bla-bla-bla. Sbelum kalian melakukan hal itu, kalian tentunya sudah tau konsekwensi yang akan kalian hadapi di depan, Walau sakit yang kalian dapatkan hadapilah secara jumawa,secara tegak kepala…kalau memang kalian jujur apa yang kalian lakukan ini untuk kepentingan orang banyak bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan, pasti kebenarannya lambat laun akan terlihat…ingat kawan sesuatu yang buruk itu datangnya membabibuta langsung kelihatan dimana-mana, tetapi sesuatu yang baik dan benar datang nya pelan..pelan..tapi pasti dan yakin. Kalau pada akhirnya semua ini adalah benar,kenapa kita semua tidak mengikutinya. Maksudnya kalau masuk TV pada akhirnya adalah benar dan sudah relevan dengan apa yang kita perjuangkan selama ini…yuk kita sama-sama MASUK TV. Berpeganganlah pada akar atau dahan yang kuat ketika kita ingin mencapai puncak,jangan berpegangan pada sehelai rumput yang jelas2 tidak bisa menopang berat tubuh kita…dan lihat lawan dengan jelas walaupun kita dalam keadaan terpojok,arahkan tinjumu kesasaran yang benar jangan membuang2 tenaga terus2an dengan hanya memukul angin.
Kembali lagi kemasalah CBU,saya sudah mengenal Oliver (drummer CBU) secara langsung sejak saya ikut mengorganize acara ABC PARTISAN GIGS pada tahun 2003, dimana diacara tersebut Oliver bermain sebagai additional drum di band POWER OF IDEA,kemudian pada tahun 2005 Oliver datang kembali dengan band aslinya dia yaitu
Cluster Bomb Unit yang disingkat CBU bersama dengan beberapa crewnya. Disini saya ikut mengorganize acara dari awal sampai kepulangan mereka. Secara pribadi saya dan beberapa kawan di antimusic malahan lebih dekat dengan kakak beradik yang ada di CBU yaitu Julia ‘vocal’ dan adiknya si Moritz ‘bass’. Ketika para personil lainnya sibuk jalan-jalan,mereka lebih memilih ngobrol2 dengan kami di Antimusic. Saya juga yang membawa mereka untuk mengenal komunitas-komunitas lainya dijakarta,termasuk mengenalkannya ke taring babi. Pada tahun 2006 mereka kembali lagi untuk tour di Indonesia,tetapi kali ini saya tidak ikut mengorganizenya, karena kerjaan saya sedang padat saat itu. Yang saya tahu sehari sebelum kedatangan mereka kawan saya ARI dan ANDRASH yang mengorganize acaranya menelpon mengabarkan bahwa mereka/CBU ingin berkunjung ke Antimusic…saya bilang oke ga masalah,siapapun boleh datang ketempat kami,apalagi mereka yang jelas-jelas setahun sebelumnya pernah berkunjung dan datang jauh-jauh dari benua yang berbeda. Kami hanya berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik. Ketika CBU dan crew nya sampai di tanah air mereka langsung menuju hotel,dan yang membuat kami sedikit bingung beberapa dari mereka langsung ingin ke Antimusic,wah wah segitu kangennya kah mereka kepada kami?? Sekitar jam 12 siang Ari menelpon dan mengabarkan mreka ingin ke Antimusic, tapi saya sedang diluar..lagi ngurus kerjaan cetakan…saya bilang “sore aja ri ke Antimusic nya” dan akhirnya mereka ke Movement dulu sebelum akhirnya ke tempat kami Antimusic pada sore harinya. Yang datang pertama kali adalah Andreas geiger (andy), Bernadette, dan si keriting Patrick Veigel , saya juga sudah kenal dengan Andy pada tahun kedatangan pertama mereka. Pokoknya mereka langsung mengeluarkan semua atribut Media mereka seperti Kamera DV, recorder,microphone dll. Yang saya tahu mereka adalah kawan lama kami yang datang untuk mendokumentasikan segala sesuatunya yang berbau tour CBU di Indonesia.
Dan sebelumnya kami pernah dikirimi VCD documentary karya Andreas Geiger yang berjudul HEAVY METAL AUF DEM LANDE, yang berisi tentangDocumentary SceneHeavy metal disana. Dan yang kami tahu bahwa mereka ingin membuat proyek yang sama tentang Documentary Scene Punk disini dan akan dibuat kedalam format VCD sama dengan karya sebelumnya. Woiiiii kalau memang pada akhirnya film documentary itu dimasukan ke salah satu stasiun televisi di Jermansanaitu benar2 di luar sepengetahuan kami di Antimusic. Waktu pertama kali melihat trailernya/cuplikannya lewat U-tube (salah satu media download gratis di internet), saya kaget dan langsung bertanya kepada salah satu kawan disini,apakah ini benar?? Lalu saya coba Tanya kepada beberapa kawan diJakartadan sebagian juga saya coba cari info kepada kawan yang ada dikotaLiepzig danHannover(kebetulan kami juga punya koneksi kesana). Yah betul.memang tayangan itu dikeluarkan oleh EIKON (semacam production home disana) yang bermarkas diStuttgartyang bekerja sama denga ARTE tivi yang di sinyalir sebagai tivi pemerintah yang mempunyai program khusus menayangkan masalah seni dan budaya. Yang mempunyai jangkauan se Eropa dan juga mempunyai kerjasama dengan TelevisiAustralia. Singkat cerita hub kami dengan timStuttgartsaat ini masih belum kondusif, karena mereka sekarang banyak dikecam oleh kawan mereka dari Jerman sendiri sehubungan dengan ketidak terbukaaan mereka kepada kami diIndonesia. Kami adalah MANUSIA!!! Bukan monyet yang ingin menjadi manusia…terakhir pada poin ini kami benar-benar tertawa ketika ada tulisan saya dan kawan-kawan dibilang munafik dengan dikatakan membawakan tripod dan menenteng-nenteng alat2 mereka. Yah saya ingat kejadian itu…ketika acara konser CBU dibulungan yang kedua (2006 show) sudah selesai, kami semua sudah capek dan timbulah ide2 konyol kami,dengan meminjam semua property media mereka seperti kamera DV,tripod dan alat perekam suara nya untuk kami pakai mewawancarai mereka kembali (gantian mereka yang kami tanya macam-macam, semau kami), kami juga keliling2 membawa property itu dan menanyakan keadaan2 panitia yang saat itu sudah kelelahan. Yang jelas saat itu apa yang kami lakukan mengundang banyak tawa orang-orang yang ada disekitar situ,termasuk si bule-bule itu yang mengatakan kami gila, disamping bahwa mungkin sebenarnya mereka takut propertynya rusak oleh kami. Oooohhh mungkin dari kejauhan ada yang melihat kelakuan kami,dan kami dibilang seperti yang dikatakan kang mas yanuar atau kang mas haskha. Byoh byoh byoh apa kang mas yanuar benar2 melihat kejadian itu dengan mata kepala sendiri?? Kalau tidak…seimbangkah porsi yang dikeluarkan disini??
Ketiga
Masalah SMS!!! Saya secara pribadi kenal dekat dengan Mike guitarisnya marjinal,maaf kenapa saya sebut nama Mike saja walaupun saya juga kenal dekat dengan semua yang ada di taring babi seperti “Dodidislike” (kawan lama sejak sebelum krisis ekonomi sebelum saya kenal dengan kawan taringbabi lainnya),juga kenal “Bob oi” orang yang selalu tersenyum dan selalu mau membantu ketika banyak kawan memerlukan bantuannya, “Ableh kuda” walau tidak terlalu menonjol diantara yang lain…tapi ingat air tenang menghanyutkan bleh, juga “Romi Jahat” wah-wah kalau bapak yang satu ini Mantaaaaap deh!! Selalu lucu,rendah hati dan selalu mantap dilihat baik dipanggung ataupun diluar panggung…oke lanjut. Ketika pertama kali dengar marjinal akan masuk TV (baru iklannya doang ceeerr). Gw langsung mengirim SMS ke Mike pake no gw pribadi yang Mike juga menyimpannya. Dan itu juga hanya satu kali, Bunyinya seperti ini “Mike gw ga mau masuk lubang tai seperti lu” dan mike membalas “kebebasan berpendapat bagi setiap orang” mantaaap itulah mike yang gw kenal selama ini selalu bisa menjawab setiap pertanyaan secara diplomatis. Selesai sampai situ kami ngga ada contack lagi. Yang ada beberapa hari setelah acara tersebut tayang, saya pribadi jujur banyak sekali mendapat SMS dari kawan2 di Jakarta dan daerah yang menanyakan perihal kejadian tersebut…dan saya jawab “tanyakan saja langsung kepada yang bersangkutan” kalau saya sebagai Pribadi masih percaya dengan apa yang kami yakini selama ini. Nah disini niy yang bikin saya bingung, koq ga lama setelah itu beredar rumor kalo perbedaan ini seakan-akan menjadi sebuah perang antara komunitas dengan komunitas bahkan sampai membawa2 persaingan nama besar band. Bussettttt deh segitu amat bikin isunya…ga salah tuh?? Kalo mau nama besar bukan disini tempatnya,ini komunitas jalanan bung…Cuma ketulusan daya tahan dan keikhlasan yang dapat membuat kita bertahan disini. Belum lagi saya banyak kedatangan orang2 yang tidak suka dengan Taring Babi atau mungkin pernah merasa sakit hati oleh Taring Babi yang istilahnya mengajak bersekutu,menjilat,atau apalah…loh apa-apa an ini?? Ini adalah masalah perbedaan prinsip,bukan masalah pribadi !!! dari jaman kuda makan emping ampe sekarang Kami paling tidak suka dijilat !!! jelek kami bilang jelek,bagus kami bilang bagus!!! Baik kami bilang baik,buruk kami bilang buruk!!! Kadang memang menyakitkan…tapi itu kenyataan. Satu lagi yang bikin kami bingung adalah ketika dipermasalahkannya sesuatu yang sudah kami yakini sejak lama. Kenapa ketika kami ingin tetap menjadi diri kami sendiri seperti yang memang kami jalani selama ini…kenapa dipertanyakan?? Lah dari dulukankami memang menolak media,ketika kami tetap menolak media kenapa dipertanyakan. Kalau ada pertanyaan “kata siapa punk ga boleh masuk tivi??” akan ada pertanyaan “kata siapa juga punk harus masuk tivi??”
Kami ga pernah menganggap ini sebagai masalah…bebas aja…silakan aja lu mau masuk tivi atau masuk apapun, tapi kalian juga mesti menghargai bahwa ada juga loh yang benar-benar masih menolak media mainstream. Kalau ada perlawanan2 seperti slogan melawan media,bukan kah memang sudah kami lakukan sejak dulu!…jauh sebelum era reformasi kami sudah melakukannya dan masih melakukannya. Teman sejalan atau teman sejati tahu apa yang harus mereka lakukan terhadap keberadaan temanya sendiri…ketika iya tahu dan mengerti bahwa temannya tersebut misal: akan muntah bila melihat sesuatu berwarna ungu, iya akan berusaha untuk memperingati temannya tersebut ketika ada sesuatu yang berwarna ungu atau minimal membantu mengobatinya…kalau pada akhirnya ia malah memakai baju berwarna ungu…bagaimana mungkin Teman sejalan bisa berjalan beriringan…yang ada malah muntah terus2an. Wacana ini masih terlalu muda untuk diputuskan kawan, kalau dilanjutkan banyak sekali yang akan menjadi korban. Maaf kalau akhirnya begini…mudah2an esok akan ada solusi yang lebih baik lagi.
Tambahan Buat kang mas yanuar, bagaimana mungkin bunga hitam ingin melenggang/menguasai BLANTIKA musik underground Indonesia kalau masuk phamflet aja bunga hitam ga mau…maen ada sponsor mainstream seperti rokok dll bunga hitam juga ga mau…datang jauh-jauh kesemarang sampai disana ternyata acaranya didukung oleh sponsor radio prambors,bunga hitam ambil langkah pulang…sampai kami harus rela muka kami di cemong-cemongin agar tidak terlihat wajah kami semuanya…agar semua orang bisa bilang ya kami bunga hitam! … yang mana sebenarnya yang ingin menguasai atau ingin lebih terkenal sendirian ?????? yang masuk tv atau yang menolak tv? Yang ikut sponsor atau yang menolak sponsor? Yang minta bayaran/tarif atau yang datang dengan sukarela???
Yang maaannnaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ?????????????????????????
Lagi pula kami bukan band underground, tapi band basement !!! Oke..Lanjut
Keempat
Kalau kang mas yanuar sampai membawa-bawa nama acara Jakarta Bersatu,sepertinya kang mas yanuar ini tahu banyak tentang apa yang terjadi dengan komunitasJakartaya??
Yang jadi masalah gw ga kenal dengan yang namanya kang mas yanuar sholeh ini,apakah dia orangjakarta? Luar Jakarta? Atau orang planet mana niy?? Atau jangan2 setan yang menjelma menjadi manusia? Atau jangan2 orang2 dari dalam taring babi itu sendiri?? Atau malah dari keluarga saya sendiri?? Hehehe…kang mas yanuar kalo mau membicarakan Jakarta Bersatu ayo monggo,tapi jangan sama saya sendiri,tapi dengan seluruh panitia yang terlibat didalam kepengurusan acara tersebut…saya dengan amat senang hati akan membicarakan hal tersebut. Semuanya sudah jelas koq dan tercatat…ayo dibicarakan jangan asal ngomong dan menghakimi secara sepihak. Kalau ngga berani, berarti yang sebenarnya PECUNDANG dan Tai itu siapa?? Apakah kang mas yanuar ada ketika dulu komunitas ini dalam masa2 kritis orde baru, apakah kang mas yanuar ada ketika dulu banyak terjadi baku hantam antar komunitas, apakah kang mas yanuar ada ketika dulu pake sepatu boot aja dikejar2 preman atau apakah kang mas yanuar nanti akan tetap ada ketika komunitas ini dianggap sebagai musuh public,apakah kang mas yanuar nanti akan tetap ada ketika komunitas ini mendapatkan banyak rintangan…apakah kang mas yanuar akan ada digaris depan??? Atau di garis belakang??
Atau kang mas yanuar ada dimana??? Dan apakah-apakah yang lainnya…Ada?????????
Kelima
Lagi2 kalau kang mas Yanuar mengatakan saya seperti Jagoan menantang orang2 ditengah panggung seperti jagoan…ehmmm ini patut dicermati secara detail,kalau ngomong tuh yang jelas jangan menilai sesuatu hanya dari satu sudut pandang saja atau dari satu sumber saja. Oke kita kilas balik kemasa lalu, seingat saya lebih dari 5 kali saya ikut serta bareng2 anakJakartamensupport scene dicirebon. Dan tidak pernah sekalipun acara atau gigs dicirebontidak terjadi keributan selama saya mengunjungikotatersebut. Selalu terjadi keributan disetiap saatnya,kebanyakan siy terjadi karena banyak orang atau masyarakat awam (yg tidak mengerti jenis musik ini) atau bahkan preman ga jelas masuk kedalam acara yang akhirnya memicu keributan ditengah2 acara. Terkecuali ketika terakhir saya kesana pada bulan juli 2007 ketika saya membantu mengantar band dari singapura yaitu BLINDED HUMANITY maen dikota cirebon ini…asli panitianya si Dedy “Total Riot” dan kawan2nya sukses membuat acara musik di cirebon tanpa terjadi keributan sedikitpun…salut Dedy…teruskan perjuangan!!! Oke kembali ke Laptop…ya betul saya akui saya pernah terlibat 2 kali keributan secara langsung ataupun tidak langsung pada acara dan waktu yang berbeda dicirebon.
Yang pertama ketika saya dengan band saya kira2 tahu 2003 datang kecirebon melihat sepanjang acara berlangsung,setiap ada band yang sedang show maka penonton akan berlari dari tribun menuju panggung sambil membawa benda apa saja,entah itu batu,botol,sandal atau apa saja yg mereka temui dan melemparkannya kearah panggung lalu kemudian berjoget/berpogo ah. Begitu juga ketika band yang bareng kami dariJakartayaitu RELATION SHIT sedang show merekapun melakukan hal serupa sehingga show mereka sering berhenti karena terus terjadi pelemparan. Puncaknya ketika band saya show penonton masih bertingkah seperti itu dan panitia tampaknya tidak sanggup mencegahnya,maka pecahlah keributan ditengah2 penonton yang terjadi antara audiens cirebon (entah itu siapa) dengan kawan GARPUTALA dari bekasi,berimbas ke kami yang di panggung…dan saya bilang kemereka “kalau berani lempar diri kalian ke panggung sini jangan cuma botol atau bangku” tak lama keributan selesai dan acara terus berlanjut sampai selesai. Adakah yang salah dengan kata2 saya?? Apakah saya harus ngumpet dibelakang sound ketika kejadian itu berlangsung?? Apakah saya harus diam ketika melihat komunitas darikotakecil yang sedang membangun dirusak oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab?? Apakah saya salah??? Siapa yang pecundang?? Saya…premancirebon…atau orang2 yang ada disitu tapi diam saja???
Yang kedua adalah ketika kira2 akhir 2005 kami mencoba melakukan tour keliling jawa dengan biaya dari kami sendiri yang kami dapatkan dari profit hasil penjualan kaset kami. Tanpa kami meminta sepeserpun ongkos kepada panitia. (sekedar catatan kalian boleh bertanya keseluruh panitia yang pernah mengorganizeshow bunga hitam diJakartaataupun luarJakarta,apakah kami pernah meminta bayaran ataupun ongkos kepada mereka) Mohon maaf tanpa ada niat untuk menggurui, kami sampai ke tahap pemikiran bahwa apa yang dikerjakan oleh punk akan kembali lagi pada esensi punk itu sendiri “ punk for punk it’s self “ atau “ punk buat punk itu sendiri “ bisa diartikan “ dari komunitas untuk komunitas “ missal : kami membuat rekaman kaset dengan biaya Rp.5000,yang kemudian kami jual dengan harga Rp.10.000,berarti kami mendapatkan profit atau keuntungan sebesar Rp.5000 yang kemudian kami coba kumpulkan dan kami pergunakan sebagai ongkos kami untuk mendatangi kawan kawan-kawan diluar sana. Dan itu kami lakukan semampu kami,kalau mampunya hanya sampai 2kotaya jangan dipaksakan,kalau mampunya sampai 10kota,ya harus disyukuri. Kalau akhirnya kami masih mendapatkan ongkos ala kadarnya dari hasil kolektifan/patungan panitia…kembali lagi ke kita apakah keikhlasan rejeki dari panitia itu harus kita tolak? Atau mungkin mau disumbangkan ke yang lebih membutuhkan…terserah!!!
Kembali lagi…Saat itucirebonadalahkotakedua yang kami datangi dari rencana rangkaian 13kotayang akan kami kunjungi. Kami berangkat hari sabtu habis magrib dari Jakarta dengan menyetir kendaraan/mobil sendiri yang keadaan lampu depannya hidup…mati…hidup…mati, sampai indramayu sekitar jam 10 malam dan belum lagi kami beristirahat, panitia mengatakan bahwa kami harus segera show karena ijin hanya sampai jam 11 malam dan kebetulan waktu itu hujan rintik2 sudah mulai turun. Maka kami pun memulai show di indramayu sampai selesai dan terus beristirahat melanjutkan dengan diskusi kecil bersama kawan panitia sampai pagi…oowww sudah hari minggu,kami keasikan ngobrol dan lupa istirahat, kami lupa bahwa masih banyak kawan2 dikota lain yang juga harus kami kunjungi dengan porsi yang seimbang. Akhirnya kami melanjutkan perjalan sekitar jam 11 siang hari minggu menujukotacirebonyang kurang lebih memakan waktu 3-4 jam dari tempat kamis singgah di indramyu. Lampu kami sudah benar-benar mati dan ga ada waktu untuk kebengkel…ga masalah kita jalannya siang hari ini…laanjuut…brangkat. Sampaicirebonpukul 4 sore kami langsung menuju acara,wah badan rasanya benar2 mau patah,perut kosong belum keisi apa2…belum istirahat ceerrrr. Dan ketika kami sedang menunggu diluar tiba2 datang seseorang “punk” daricirebonmenghampiri kami dengan mabuk dan mulut bau gaur’…”woi apakabar niy?” …kami bilang “kabar baik”…dan orang ini terus nyorocos ga karuan ngomongin masalah,”kapan niy kita turun kejalan lagi”… “gimana niy keadaan Negara sedang gawat”..dan nyerocos terus…waduh gawat niy emangnye kite nyang punya Negara… Ngga lama kemudian pihak panitia menghampiri kita dan bilang bahwa kita harus show saat itu juga karena sudah waktunya (saat itu sudah jam 5 sore) dan lagi2 kata panitia ijin penggunaan gedung hanya sampai jam 5 sore. Maka kami pun bergegas untuk segera melakukan persiapan kebelakang panggung, tetapi kawan kita yang tadi niy,yang nyerocos bau gaur’ga karuan menghadang kita dan bilang dengan logatcirebonyang udah cadel karena mabuk “alah udah disini aja,nyantai dulu,panggung mah nomor dua”
Saya pun menjawab dengan kondisi yang sudah capek “woi panggung tuh bukan nomor dua tapi nomor sepuluh,bahkan tak bernomor bagi kami” maka barulah kami mendapatkan “jalan” dari orang tersebut yang disela2 pembicaraannya terus menerus mengucapkan bahwa ia sering nongkrong di taring babi. Semua ini ada buktinya dan ada saksinya. Dan ketika kami show baru pertengahan lagu pertama,suasana gedung dan panggung sudah sangat kacau,tampaknya kapasitas gedung tidak sanggup memenuhi lonjakan penonton yang memang saat itu sangat membludak,kaca-kaca pecah,pintu masuk sudah terbuka lebar,para preman pasarpun masuk ikut berpogo dengan gaya dangdut sampai keatas panggung,yang akhirnya berbuntut dengan dipukulinya/dikeroyok teman kami yang bernama SEAL vokalisnya band SOSIAL-SOSIAL diatas panggung,karena SEAL berinisiatif mendorong mereka kebawah…lalu kami serempak membantunya dengan menyerang balik para preman tersebut dengan semua benda-benda yang kami pegang,yang megang gitar…yah pake gitar,yang megang bass…yah pake bass…yang megang mic…yah terpaksa pake stand mic. Mereka mundur turun kebawah,dan setelah dengan negosiasi bahasa ikan antara kami dengan para preman tersebut maka acara pun berlanjut…tapi ternyata orang yang tadi kami ceritakan (yang mabuk mulut bau gaur’) mencoba memancing di air keruh,dengan licik ngumpet dibalik kerumunan pogo melempar sandal atau botol mineral kearah kami di panggung…posisi saya ada didepan berdempetan langsung dengan penonton,saya sangat melihat siapa orang yang melempar benda tersebut,karena lebih dari satu kali dan yang terakhir mengenai badan saya…kalau kemudian saya membalasnya dengan melempar benda pula kearahnya, apakah saya salah??? Apakah kami salah ketika kami membela diri kami sendiri ketika panitia sudah tidak mampu mengendalikan keadaan??? Kami cuma tujuh orang dariJakartaditengah2 ribuan penonton yang datang keacara memenuhi tempat dengan bermacam2 motivasi, kami juga bukan band yang mempunyai bodyguard ataupun security panggung yang siap mengawal kami. Lagi2 siapa yang salah?? Simulut bau gaur?? Preman2?? Panitia yang kurang siap?? Polisi yg ada ditempat tapi bengong aja ???
Atau mungkin kalian yang ada ditempat tapi diam saja?? Atau atau kami kah yang salah?? Yah sudahlah kalo ga ada yang mau ngaku salah…biar kami yang mengaku salah,mungkin kami kurang sabar…yah lain kali mungkin kami harus menyewa manajer untuk ngurus yang kayak gitu-gitu,kami minta istirahat dihotel yang mewah biar ga capek,minta sediain bodyguard,makanan yang enak2 biar ga lapar dan transportasi pake pesawat kali yak,biar maantaapppp !!! Ehmmmm komunitasku…komunitasku. Ampe kapan ya kayak gini terus??… Gimana kang mas Yanuar?? Sopo sing pecundang?? Kowe opo aku?? Siapa yang pengecut?? Siapa yang berambisi?? …………………………………
Akhir kata,siapa pun kamu kang mas Yanuar…saya berterimakasih dengan adanya tulisan dari kamu,karena akhirnya membangkitkansemangat saya untuk kembali menulis,setelah hampir 7 tahun berhenti menulis. Karena memang ternyata banyak yang harus kita bagi kepada sesama walaupun itu hanya sekedar tulisan, apalagi kalau tulisan tersebut berguna bagi kepentingan orang banyak dan dapat merubah pola pikir seseorang menjadi lebih baik atau positif. Mudah2an ini awal perkenalan kita yang baik!!!
PESAN: Setelah saya cermati, tulisan-tulisan yang ada di beberapa situs yang membahas tentang penampakan marjinal di TV , ternyata dua tulisan yang mengarah kepada saya pribadi yaitu dari yanuar soleh di situs: http://anarchoi.gudbug.com/stats/?stats_author=Yanuar+Soleh
dan dari haska di situs : http://scrapman.wordpress.com/2007/01/06/marjinal-aka-anti-military/
bermuara pada satu situs yaitu : http://punkyreggae.wordpress.com/
yangsecara urutan kasus setelah penampakan marjinal di TV , pernah terjadi benturan propaganda idealisme, dimana saat itu banyak terjadi atou terlihatnya individual PUNK jakarta yang mengaku dirinya exist di jalur DIY , tetapi mereka sering terlihat lebih exist di dunia gemerlap (DUGEM GITCHU LOOOCH!!!!!) yang dipadu dengan aksesories reggae. Yang akhirnya mencuat istilah punk “merah kuning ijo” (icon reggae) banci d.i.y !!!
sekali lagi kita cermati, saat ini dengan berkembangnya kemajuan zaman, dengan adanya media internet (alam maya) sangat mempermudah setiap orang untuk membuat dan membuka suatu wacana, baik itu yang sifatnya pribadi atou yang sifatnya membawa kepentingan golongan. dan sangat memungkinkan sekali dibuatnya segala macam bentuk kepalsuan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan sama sekali kebenarannya/keabsahannya. Apalagi tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang notabene hanya ingin membuat perpecahan didalam komunitas !!! cobalah naik keatas atap rumah kita, dan lihatlah begitu banyak realita atou kenyataan yang harus kita hadapi dan kita selesaikan.
Ket : Tulisan diatas hanyalah penggalan-penggalan kalimat kecil dari apa yang ada di kepala saya. Masih banyak yang tidak bisa saya sampaikan secara gamblang dan menyeluruh disini. Jika ingin berbicara lebih panjang dan lebar silakan langsung datang kealamat kami yang ada di atas, Jangan lewat email atau lainnya ya…saya agak jarang ke warnet. Dan apa yang saya tulis adalah benar adanya,bukan karangan atau rekaan semata. Semua saksi dan bukti bisa dimajukan jika kawan2 ada yang ingin lebih jelas dan detail.
TERIMAKASIH – UP THE PUNX
http://anarchoi.gudbug.com/2007/01/20/masa-punk-nggak-boleh-masuk-tipi-sih/
http://anarchoi.gudbug.com/stats/?stats_author=Yanuar+Soleh
http://scrapman.wordpress.com/2007/01/06/marjinal-aka-anti-military/
46 Responses to BUNGA HITAM BAND BASEMENT…HUAKAKAK
Leave a Reply Cancel reply
-
Articles
- February 2012
- January 2012
- December 2011
- October 2011
- June 2011
- April 2011
- July 2010
- June 2009
- April 2009
- March 2009
- February 2009
- January 2009
- December 2008
- November 2008
- June 2008
- May 2008
- March 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
- November 2007
- October 2007
- September 2007
- August 2007
- July 2007
- June 2007
- May 2007
- April 2007
- January 2007
- December 2006
- November 2006
- October 2006
- September 2006
- August 2006
- July 2006
- June 2006
- May 2006
- February 2006
- December 2005
- November 2005
- October 2005
- September 2005
- July 2005
- June 2005
- May 2005
- April 2005
- March 2005
-
Meta





Saya tertarik dengan perdebatan ini. DAn saya tidak mau mengambil posisi berpihak kepada siapapun sembari bilang: “wah, si ini yang salah”.
Saya hanya ingin bertanya. Sebenarnya media mainstream menurut kalian itu yang bagaimana?? Soalnya, ketika kalian bermusik, sebenarnya kalian telah menggunakan media itu sendiri. Disini, pendefinisian mengenai APA itu MEDIA kemudian menjadi penting.
Yang kedua adalah pertanyaan mengenai dasar penolakan media. Selama ini yang saya tahu memang punk menolak segala macam aturan yang dapat merusak tatanan nilai dalam punk, termasuk media. Namun apakah kalian menyadari betapa media memiliki pengaruh yang benar-benar signifikan?? Maksudnya disini, media kemudian kalian jadikan “alat” untuk menyebarkan paham yang kalian pelajari dalam hidup. Dalam artian, idealisme tidak diartikan dalam artian yang sempit. Nihilisme yang dipraksiskan bukan nihilisme yang naif. Karena inti kapitalisme dalam konteks kekinian adalah media. Medium is the message. Jadi, alangkah sangat sayangnya perjuangan yang selama ini kalian jalankan, ketika kalian beridealisme secara membabi buta dan melupakan “celah” dalam kapitalisme yang dapat kita gunakan untuk meruntuhkan kapitalisme. Termasuk media. Kita benar-benar banyak tertinggal dibelakang. Menolak kapitalisme secara konvensional. Kita mungkin bangga ketika “merasa” telah berhasil keluar dari kungkungan kapital dengan mempraktekkan idealisme secara sekonyong-konyong, TEXT BOOK. Namun sebenarnya justru kapitalis dengan kapital- isme nya sedang tertawa terhadap apa yang kita lakukan. Jangan lupa bahwa kapitalis juga mengetahui nilai dan strategi perjuangan dari tiap pembangkangnya!!
Lalu mengenai koneksitas. Saya jadi sedih sebenarnya ketika kalian (Antimusik dan Taringbabi)terus-terusan mengencangkan urat leher. Setahu saya kalian berasal dari idealisme yang sama dan menjalani banyak masa lalu bersama-sama. Kalian bukan lagi PUNK ketika nilai-nilai PERSEKAWANAN, KOMUNALITAS, yang menjadi salah satu NILAI yang utama dalam punk justru kalian gerogoti. DAn tahukah kalian? Disaat kalian berkelahi memerjuangkan apa yang ada diotak kalian, persatuan antara komunitas dengan pemikiran yang sama secara perlahan tapi pasti terkoyak-koyak. Yang harus kalian ingat adalah satu hal. KALIAN ADALAH PANUTAN. KALIAN BERKELAHI HARI INI, KAMI AKAN BERKELAHI ESOK HARI.
OK, itu aja komentar saya.
E- PUNK.
OI!!
wah, akhirnya gw terlibat jg polemik seputar ‘Marjinal masuk tipi’ yg trus menggelinding! setelah sekian lama gw menahan diri, & emang krn ketiadaan waktu & kesempatan. tp asik jg, biarkan aja polemik ini trus menggelinding seperti bola liar. toh darisini komunitas punk bisa sama2 belajar..
awalnya gw berpendapat bahwa polemik yg muncul stlh peristiwa ‘Marjinal masuk tipi’ sbg perdebatan kosong belaka! shg gw samaskali ga tertarik utk ikut berpendapat. sama halnya dg perdebatan antara 2org yg baru blajar jd punk! bahkan ketika seorang kawan ikut2an mengkritik gw -yg kbetulan fans Marjinal semenjak bernama Anti-Military (jaman AFRA)-, gw hanya mengcounter mereka apa adanya. karena mereka tau kritik tsb ga akan ada artinya samaskali, ketika gw mulai membongkar segudang teori & praktek perlawanan sosial utk menjelaskan fenomena ‘Marjinal masuk tipi’ tsb!
kembali ke tajuk. apa yg ditulis oleh kawan EKO KR dr Bunga Hitam utk menanggapi tulisan kawan YANUAR SOLEH diatas lebih bersifat lokal, bahkan personal sifatnya. shg lebih baik diselesaikan secara personal saja, kalo emg diantara kalian ber2 ada masalah, hehehe! penjelasan tsb lebih bersifat klarifikasi, ketimbang ikut menyemarakkan perdebatan seputar polemik tsb, alias ga nyambung brow..
gw secara pribadi cukup salut thd Bunga Hitam, yg cukup dikenal sbg band anarkis yg cukup militan hingga hari ini. tp jujur gw tdk mengenal mereka secara personal.. dalam artian apakah secara pribadi, mereka cukup ‘self revolusionist’ ato tdk? atokah hanya sebatas lirikal saja..
berlanjut ke seputar polemik ‘Marjinal masuk tipi’. gw selalu berpendapat bahwa sgala sesuatu yg berasal dr luar pasti & harus beradaptasi dg kondisi lokal. begitu pula dg teori maupun praktek pergerakan sosial, apapun bentuk & rupanya; seperti halnya dg PUNK! dimana adaptasi tsb bisa dilakukan secara sadar, atopun terjadi secara alamiah (bawah sadar). shg ketika qta memaknai PUNK dg segala esensinya, & beragam variannya; tetap beradaptasi dg konteks lokal (disadari ato tidak)!
ketika PUNK dimaknai sbg perlawanan.. pemberontakan thd sistem penindasan, apakah itu berupa sistem politik, ekonomi, sosial, budaya, norma sosial, bahkan bahasa masyarakat. dimana hal tsb memunculkan berbagai varian seperti D.I.Y, anti-fasis, anti-rasis, anti-militeris, anti-kapitalis, anti-sexis, ekologis, pro buruh-tani-kmk-kaum marjinal, independen, dst, dst. hal tsb ttp dinalar (dipahami) dg bahasa lokal, bukannya mengawang-awang dilangit London UK, ato bahkan menjadi dogmatik! shg PUNK kemudian tidak sekedar dimaknai sbg budaya atau aksi perlawanan belaka, tetapi lebih jauh dapat menjadi bahasa perlawanan. karena PUNK sudah dipahami dg konteks lokal, dg apa yg terjadi di masyarakat disekitar qta, selaras dg keluh-kesah kuli angkut di pasar, ato harmoni dg problem2 pedagang kaki5. punk tidak lg menjadi sesuatu yg eksklusif, yg hanya dimengerti oleh bahasa mreka2 yg berkubang dsitu saja..
ini mungkin yg coba dilakukan kawan2 Marjinal & TaringBabi, shg mreka bersedia utk muncul di acara Urban bbrp waktu lalu. sebuah terobosan tingkat tinggi yg mungkin band semilitan The Clash atopun Crass blom bisa melakukan. tentu qta tdk bisa membandingkan kondisi Inggris ’77-’80an dg kondisi Indonesia saat ini. kondisi masyarakatnya berbeda, shg model2 perlawanan pun harus berbeda!
media di Inggris menganggap punk sbg perusuh yg sangat berbahaya bagi modal & kekuasaan, sama halnya ketika mereka menganggap seorang skinhead sbg nazi, fasis, & rasis titik! shg yg muncul dr dunia sub-kultur ini hanya stigma negatif, negatif, & negatif melulu. krn emg negara & pemilik modal berkepentingan utk memotong/memberi citra negatif thd sub-kultur, yg emg berbahaya bagi penindas. shg wajar bila media disana dimusuhi, & kemudian dicounter dg berbagai media D.I.Y.
hal tsb berbeda dg media di Indonesia yg relatif awam thd fenomena gerakan sosial semacam ini, yg emang baru muncul saat krisis melanda di awal ’90an lalu. meskipun media disini sama jg sbg kepanjangan tangan modal, dmn ada beragam kepentingan modal yg tersirat. tp setidaknya qta dapat memanfaatkan daya jangkau media yg massal, cepat, & dapat menjangkau mreka2 yg dipelosok; tanpa kehilangan esensi pesan propaganda qta. ketimbang murni hanya mengandalkan newsletter/zine bikinan sendiri.
celah ini yg harus kita manfaatkan utk memberikan wacana pd mreka2 yg tdk tau, pd mreka2 yg relatif lebih muda & baru. katakanlah, qta melakukan semacam investasi kesadaran secara luas (yg hal itu justru tidak disadari oleh org2 media itu sendiri).& bukannya kemudian dg tanpa esensi ikut2an anti2 thd media. sadar brow, qta ada di Indonesia, bukan England ’77..
pernah ga kalian coba bayangin brapa puluh bahkan ratus anak2 SMU ato SMP di Jakarta saja, yg setelah tayangan tsb menjadi terinspirasi utk mencoba punk? ato org2 yg memahami bahwa punk ternyata tidak hanya sekedar ngegembel dijalan, baju compang-camping, boots, spike, mohawk, ngentrung kemana2, dpt duit beli intisari, abis tu dumpster di tong2 sampah kedai fastfood; tetapi lebih dr itu ternyata ada sebuah proses kreatif, ada sebuah perlawanan, ada sebuah visi revolusioner yg ingin dicapai, yg akhirnya dibahasakan menjadi PEMBERONTAKAN ADALAH KREATIF!!!
ato mungkin inti dr polemik bukanlah itu? mungkin memang dendam lama, urusan saing2an ala band terkenal yg sudah mengubun2, yg akhirnya pecah berdalihkan peristiwa ‘Marjinal masuk tipi’ tsb? wallahu’alam. intinya kedepan qta bersama harus sering2 blajar, bertukar pikiran, & yg terpenting sering2 introspeksi, evaluasi diri, kritik-otokritik! seberapa jauh qta bergerak dlm & utk punk, sebrapa besar perjuangan qta berkontribusi, minimal utk skitar qta. karena yg dpt memberikan ukuran2 secara obyektif hanyalah org luar, bukanlah kita2 yg berkubang dalam kubangan sub-kultur ini. berapa manfaat yg dpt diberikan oleh perlawanan ini, bukan secara optimis-subyektif-sepihak menilai qta yg paling benar, yg paling lurus, & paling paling lainnya..
yg laen, utk yg merasa sok penggede punk padahal otaknya hanya berisi intisari-topi miring-dll (alias nihil!), yg ngerasa sudah jd punk smenjak lahir bahkan smenjak kakek buyutnya (alias sok senior>feodalisme tai!), yg ngerasa diri sbg punk paling orisinil pdhl ga lebih dr fashionism, yg berpikir bahwa punk adalah salah satu jalan menuju ketenaran setelah ga mampu manjadi artis major alias artis bawah tanah (sadar/tidak sadar kalian mengakui itu!), orang2 dogmatik.. FUCK OFF lah!!! kalian adalah BOROK sesunggguhnya dr perlawanan panjang sub-kultur ini!!! mending jd Hippies aja, drpd susah2 jd punk tp mental kalian Hippies, ato kelaut aja deh.. hiPpIes*^borjui$>B@NGSAT!!!xtQ72lP~%#)@+:
well, sory kalo gw akhirnya berceloteh panjang lebar,
thx utk kalian yg dah mau baca muntahan otak gw ini,
SALUT!!!
Oi!Resistensi!!!
-*RivRevolt!-
*orang yg terus menerus belajar bersama di sub-kultur ini
semua yang ada,semua yang qt jalani hanyalah sebuah cobaaan yg penuh dengn liku2 kehidupan yg penuh dengan tanda tanya yang mana qt sendiri sukar untuk mendefinisiknnya..tetapi suatu kenyataan takkan perna bisa kita pungkiri,sebab suatu kenyataan yang ada itu kitalah yang menjalaninya..
salam hangat kami slalu..
tetap berjuang!!!
thanks anarechoi atas kunjungan ke kedai kami….
silahkan kembali mampir ke kedaipunk.blogspot.com sekarang kami sediakan menu baru… selamat menikmati
thanks
KO situsnya susah bgt dibuka c….?
thax for u bunga hitam…………………….
smua p’juangan u,pUnkerz sejati,smua bkal da hasil’y,,,,,,,,,,,,,p’cyalah akan ada perubahan.
MENGHANCURKAN DAN MEMBANGUN
HANCURKAN NEGERI INI CIPTAKAN NEGERI BARU……..
NEGERI INI BUTUH NURANI…………………
EMANG APA PEDULI KALIAN TENTANG MASYARAKAT AWAM????SEKARANG ADA GAK PERUBAHAN SEBELUM DAN SESUDAH KALIAN MASUN TV???GAK ADA!!!
TOH KALIAN MO MENCERITAKAN CITRA PUNK SEBENARNYA JUGA GAK NGARUK….
KALIAN TERLALU SOMBONG DENGAN KEEGOISAN KALIAN!!!APA PEDULI KALIAN DENGAN MASYARAKAT SEDANGKAN KAMI MASIH DI JALAN ,MABOK,,,DI PUKULI POLISI
GAK TAU APA2 TENTANG ANARKHI….
KALIAN NGAKUNYA SEORANG ANARCHO…..TAPI BEGITU SOMBONG DENGA IDOLOGI BUSUK KALIAN!!!!!LANATAS KALIA MERASA SENIOR.DAN KAMI JUNIOR?????
OWWWHHH…WAJAR LAH MASUK TV,,,BIAR DUNIA TAU,,KALO PUNK KAYAK GINI-GITU,BLAAAA…….TAPI APA YANG DI DAPATKAN PUNK ITU SENDIRI SETELAH KALIAN MENJELASKAN KPD MASYARAKAT!!!!
YANG DI DAPAT KAN CUMA CAP!!KALIAN HEBAT,SRNIOR!!!!
APA PEDULI KALIAN TTG MASYARAKAT???!
MMG BETUL KITA HIDUP DI MASAYARAKAT TAPI KITA GAK HARUS MENGIKUTI ASYS MASYARAKAT YANG BUSUK,,,CONTOHNYA MARJINAL DI JUAL DI TIPI!!!!
wihh…om ngapa dateng-dateng koq ngamuk…sapa yang ngomongin senior junior sih??? koq ngaco juga yah???
“ATAS NAMA “PUNKER”………KIT A SATU NUSA SATU BANGSA,KITA ANTI PERPECAHAN,KITA ANTI KEMUNAFIKAN,KITA SEMUA SAUDARA…………. ……..HIDUP KEBEBASAN………!! !!!!!!!!!!!!!!!!”
RONNYBEGOENDALZBUANGET>>loe jgn ska ngatur orang deh, biarin aja mo kyk gmna, tuh kn jalan hidup dia, loe udah becus loem ngatur diri loe…???
sok ngatur yg laen, pdahal ngatur diri sendiri loem bener……!!!!!!
buat bunga hitam n marjinal, MAJU TERUS, HANCURKAN SEMUA KOMUNIS NEGERI…..!!!!!!!
TERDENGAR SUARA JERIT TANGIS MENGGEMA, DARI LORONG GELAP JAKARTA, MEREBAK MEMBAKAR SEMANGAT…….!!!!!!!!
SALAM ANAK PUNK……!!!!!!
OI…OI…OI…….!!!!!!!!!!
soal marjinal masuk tipi….? gw ras dia pasti punya alasan yg kuat buat jd begitu, tp setau gw kl org masuk tipi byk godaannya coy….!! kl mereka nggk punya landasan pemikiran punk yg kuat bkl terlupakan tuh perjuangan and buta sama ketenaran dan materi. kl memang marjinal merasa kuat pondasi perjuangannya
mereka bs jd pelopor punk yg eksis di dlm media tp kl dia sebaliknya mending say goodbye aja dr sekarang dan jgn pernah nengok lg ke blkg, ok brur!!
buat bunga hitam terusin perjuangan kalian, gw anggap lo semua dah di jln yg benar, tp jgn sampai perpecahan pola pikir ini dpt merusak keutuhan komunitas yg 1 perjuangan dengan kita semua, krn gw merasa pernah dihianatin dgn komunitas yg pernah satu perjuangan and satu penderitaan hanya karena materi yg berbau busuk dan kt jd bakal ngerusak moral, buat merka gw cuma blg goodbye pelacur busuk!!! buat bunga hitam lg kpn maen di samina dpk lg?
sorry ku tak bisa berkata apa-apa hanya mengacungkan SERIBU JEMPOLKU BWAT KALIAN.
gw benci ma MARJINAL coz skrg dya dah sombong,gak pernah lgi mkan brg ma gembel2,,,semenjak dya dah terkenal.Di BEKASI gw yg mentenarkan lagunya yg Berjudul CENCENG MERENCONG. FUCK YOU MARJINAL !!! BUT GW GA BENCI MA BUNGA HITAM.SLM PUNK DR LORONG GELAP BEKASI.PUNK OI….OI…..OI…..
aku disini sekarang tidak mau berpihak pada siapapun karena saya kira mereka berdua benar. Asal semua orang tahu, bunga hitam dan marjinal adalah dua figur yang mempengaruhi saya dalam bermusik. Karena semangat mereka berdua sama yaitu melawan sistem yang fasis dan racist serta politic yang korup. bEGITU JUGA AKU YANG SEMANGAT melawan semua yang bisa merugikan orang lain. Marjinal memilih masuk tipi sebagai cara mengembangkan suara mereka agar bisa didengar oleh semua orang. Bunga hitam memilih menolak media yang beranggapan bahwa media adalah suatu jalan untuk menjilat para penguasa jahat. Aku sangat menghormati apa yang mereka berdua pilih. Ingat Bunga Hitam dan Marjinal tetap bersama dan berteman . Bagi saya Yanuar Soleh dan Haska adalah 2 orang BEJAT yang mau menghancurkan hubungan 2 komunitas tersebut. Ingat, mereka bersembunyi di dalam dunia maya untuk berpihak pada marjinal dan menghina bunga hitam. Mereka seakan-akan menjadi salah satu orang di kolektif taring babi…. Aku harap hubungan antara marjinal dan bunga hitam tetap baik dan bisa bersatu melawan sistem yang menindas ini. Ok cherrsss buat bunga hitam dan marjinal.
thanks- cherrrzzzz punk
SALUTTTTTTT BUAT BUNGA HITAM…
Hadiah Terbaik:
Kepada kawan – Kesetiaan
Kepada musuh – Kemaafan
Kepada ketua – Khidmat
Kepada yang muda – Contoh terbaik
Kepada yang tua – Hargai budi mereka dan kesetiaan.
Kepada pasangan – Cinta dan ketaatan
Kepada manusia – Kebebasan
Yo Mari……….
kita dari zpc anti polisia jatibarang dukung kalian berdua.
oh’y kapan2 maen dung ke jatibarang.adain jatibarang bunggeng lagi.ok
we love you
gw dukung truz…..
jgn mau dihasut oeh orang” yg tdk bertanggung jawab oleh orang yg berkedok sebagai komunitas.lebih baik trus aja berkaryanya klau bisa sampai mati dan semangattin anak muda indonesia utk mandiri sampai mati
Kita tercipta dari satu darah komunitas punk Indonesia,jadi sudah sewajarnya kita membahas hal yang menjadi larangan bagi kaum punk Indonesia.
sampai dimana si arti kebebasan bagi kalian???!!!
sampai di lubang tai?!!!
satu aja ‘BIARIN AJA MEREKA’…
katanya bebas ngapain ngurusin orang… dia mo masuk tv,dia mo masuk lubang tai, TERSERAH!!!
berkarya aja…
punk’z …..bgie gw punk tuh impian…..
bukan pelarian….
wlaupn gw bru hdp die jaLAN 5 BLN…….
tp gw nggrti ap arti punk….
gw hdp die jaln’an bwt crie ,jtie drie w……bkn bwt plarian……
biarin aja mas jgn di urusin……………………………..
Fiuh…
lelah juga otakku membaca tulisan-tulisan kalian!
yah.. aku cuma mau ngomong, eh nulis!
saya mohon maaf yang sebesar-besarnya…
bukannya saya sok pintar, tapi kelihatannya ini terjadi karena:
1. pemahaman tentang (sederhananya) kenapa Punk macam Bunga Hitam gak mau masuk media, dalam hal ini TV?
hal ini tentu klarifikasi ke Bunga Hitam dunk…
dan kenapa akhirnya Marjinal mau masuk TV?
ini juga tanya ke marjinal sendiri, jangan main menyimpulkan?
mungkin benar ada beberapa prinsip yang berjalan, seperti anti media mainstream, tapi bukannya ini bisa masih multi interpretatif, ketika kita tidak mencari tahu asal usul munculnya prinsip atau gerakan ini…
bahkan ketika pemikiran dan wacana sama, masih ada situasi obyektif dan motivasi yang beragam.
salah ya?
2. adanya beberapa oknum yang membuat penilaian-penilaian, atau menurut saya lebih pada penghakiman-penghakiman, tanpa melalui proses investigasi yang matang. dan parahnya hal-hal ini diikuti oleh banyak orang dan golongan, sehingga memunculkan pertikaian.
3. lalu ada orang-orang yang melihat dari jauh seperti saya mulai ikut berkomentar tanpa membuat tawaran solusi…
meskipun sudah hampir 2 tahun berlalu dan saya kurang tahu perkembangannya, tapi efeknya masih terasa di tempat tinggal saya di Malang.
maka untuk preventif, di kemudian hari, tawaran saya apabila muncul masalah yang semacam meskipun tidak sama persis, baiknya di investigasi ke pihak-pihak terkait secara langsung, seperti masalah ini, toh bunga hitam juga masih ada di Indonesia, bukan di kutub utara, marjinal juga masih ada di nusantara, bukan di ethiopia, kalau si yanuar saya gak tahu ada di mana?
kalau kejauhan ya sms atau tlp ja. toh sekarang biayanya sekarang relatif lebih murah dibanding 5 tahun lalu. kalo gak punya, pinjam sesama kawan Punk, kalo gak mau minjemin bilang “mau masuk liang lahat jalan sendiri”
he…3x
itu saja…
sampai jumpa di ruang nyata!
oh ya lupa…
buat RONNYBEGOENDALZBUANGET, setahuku orang2 yang gak mikir, gak mahu tahu kayak ente yang bikin ancur masyarakat!
aku balik tanya. TAHU APA KAMU TENTANG MASYARAKAT DAN PUNK DI INDONESIA, DENGAN SEGUDANG PERMASALAHANNYA?
apa yang udah kamu lakukan?
lebih banyak dan berguna mana dengan yang dilakukan Bunga Hitam dan Marjinal?
kita gak butuh jawabanmu, renungkan sendiri…
Aku?
aku setiap hari masih berusaha untuk lebih baik dan berguna meskipun masih merangkak dan terseok-seok.
paling tidak, aku bukan orang yang gak peduli dengan sekitar macam kau!
biarkan mereka berkembang asalkan tidak berkembang biak
hallo salam kebersama’an. kita semua adalah setara. jika ada yang menganggap kita hina apakah mereka tuhan. kita juga makhluk tuhan. tetap kibarkan bendera kebebasan.
memangnya internet bukan media,kalo memang anti media jangan tanggung2 dg cuy, gmn sih lu…..
siapapun yg masuk tv atau apapun
seharusnya ga merubah kita, melemahkan langkah kita, semangat kita,
kesetiakawanan kita,
lanjut terus….stayfree
AKU SIH AGAK NYESEL AJA BANYAK TEMAN2 YG BARU GABUNG NGEPUNK LEBIH NGEDULUIN KEBEBAS DIRINYA ENDIRI NGAK PEDULI AMA HAK2 ORG LAEN.SETAU SAYA PUNK TU BUKAN SEKEDAR MUSIK TAPI UDAH JADI JALAN HIDUP.
YANG LEBIH NGUTAMAIN SOLIDARITAS,ANTI PENINDASAN,KEADILAN,PENGETAUAN BIAR NGAK TIPU TERUS,KEBEBASAN DIRI ENDIRI DAN ORG LEAN,ANTI KEKOLOTAN AND MEREVOLUSIKAN NEGRI YANG DI ATUR AMA KAPITALIS BANGSAT YANG GAK PERNAH PEDULI AMA NASIP ORG MISKIN.
BAGI KALIAN YANG NGAK SUKA LIAT KAMI,YAAAA JANGAN LIATIN KITA,NGAK PERLU SUSAH2 KOMENTAR,NGEHINA ATO NGELARANG. HIDUP KITA AMA2 DIKASIH SATU,NGAK PERLU NGATUR NGAK PERLU NGANGGU.ITU JALAN KAMI ITU HIDUP KAMI.KARNA YANG KAMU TAU CUMA KULIT LUAR DARI KAMI.APA KARNA PENAMPILAN KAMI YANG BERBEDA DENGAN ATURAN KOLOT KALIAN LANTAS KAMI DIANGGAP SALAH(ANJING KALIAN)
SATU HAL BUAT KALIAN TAU BAHWA MEDIA BISA DIBELI.JANGAN MUDAH TERMAKAN BERITA TELEVISI.KAPITALIS TAKUT PUNK MENYADARKAN MASYARAKAT DARI BELENGGU PENIPUAN ATAS NAMA KEBIJAKAN.INGAT KITA LAGI DIADU DOMBA.
SATU CARA YANG BISA BUAT AKU BERENTI NGAPUNK………….YAITU MATIIIIIIIII
BUAT KALIAN PARA ANJING YANG BANGGA DENGAN KEKOLOTAN DAN BUDAYA PRASANGKA BURUK.BANGUN!!!HIDUP INI BUKAN SINETRON DIMANA YANG SABAR ITU MENANG.SAATNYA KALIAN TAU PUNK ITU APA, BIAR KALIAN MELEK
SALAM DARI DUNIA REALITA
aah lagi2 perdebatan sana-sini, oleh sesama punk lagi
ok lah kalian boleh saja sibuk berdebat dan berkomentar ini dan itu
tapi saya melihat disini kenapa punk tidak mengerti punk?
ada yang ngomel-ngomel ada yang jadi pengamat dan ada pula yang seperti penasihat
tapi tak apalah jadilah diri kalian sendiri itu berarti kalian jujur apa adanya
untuk lebih mengerti punk itu apa? dan yang saya tau punk adalah seorang anarkis(orang yang menganut anarkisme) nah klo lo seorang punk pasti lo seorang anarkis, klo lo belom tau apa itu anarki mendingan lo nyibukin diri baca2 tentang apa itu anarki daripada kritik orang dan cacimaki orang(ini cuma saran lho)
ok gw ga mau kritik marjinal dan ga juga dengan bunga hitam, keduanya bagi gw sama aja mereka sama2 band punk yang bisa gw nikmati lagu2nya cukup itu aja.
nah saran gw bagi para punkers lo jangan cuma bisa mabok n di kejar-kejar polisi, tapi aktif lah di beberapa aktivitas kolektivisme kayak Food Not Bomb, Jaringan Anti Ototarian, Katalis, dan yang lainnya
Bpak-bapak, rekan-rekan, sodara-sodara, Oii. buat apa qt berseteru? buat apa brdebat, mw dibawa kmana perdebatan ini yg klo ujung nya tmbul pepecahan? dimana rasa kebersamaan?, aq g tw dmana yg salah antara keduanya dan aq juga g tw man yg salah antara keduanya,, Berhenti Berseteru.!!! bayk hal lain yg lebih baik dilakuakn dr pada berseteru, Brjalan dalam kbersamaan itu lbih baik ketimbang saling mnonjolkan pribadi masing2, sala oi oi dr Jambi Sumatera….
oi oi..
Salam Hangat buat temen-temen semuanya.
buat apa kita perdebatkan PUNK masuk TV..
Emang g boleh PUNK masuk TV [HA g boleh ya]..
Selama itu tidak merugikan komunitas PUNK.. Kecuali misal ada yg bilang PUNK kriminal ato apalah…itu baru kalian marah… kalau PUNK masuk TV trus Diberitakan Yang Positifnya Y Ga masalah donk… itu akan menambah nilai Plus bagi Kita [komunitas PUNK].
coba donk kalian pikir… klo tanpa media… mana tau kita TTG PUNK..
tetel kuping kamu klo g percaya[heheh tetel sendiri y (^_^)]..
Bener G temen-temen..?????
ha.. seandainya Ramones or sex pistol Make peci dan trus solat.. pasti kalian2 semua pada ngikut… ya Ga.. ( ini kan pemberontakan jg, Pemberontakan Melawan kezoliman) bener g..sekali lagi bener g..(walaupun gue jg jarang solat [ampun hamba mu ya ALLAH)..
makanya klo PUNK itu masuk tv y sah2 saja.. Tunjukan Bahwa PUNK bisa diterima di masyarakat kita..PUNK JIWA KU.. PUNK GAYA HIDUP KU..
jadi kalau yg komunitas PUNK masuk TV dan memberikan info Positif itu nmnya apaaaaaaa ?!@#!@#!$!$ Apaaaaaa????? jawab sendiri y…
demikianlah komentar dr seorang CUPU.. mohon maaf jika ada salah-salah kata y temen-temen..
SALAM PERDAMAIAN..SALAM HANGAT…PUNK komunitas
klo iri………….nmnya APA??!@$!%^
ayo apa?><??<??
isu jadul yang masih aja sampe sekarang
buat gw PUNK itu ga butuh polisi, dalam arti jangan ada yang sok jadi polisi dalam PUNK. tolong masalah ini jangan diperpanjang lewat tafsir-tafsir yang sembarangan. antara marginal dan bunga hitam memang ada masalah gara-gara media. tapi ya terus kenapa? toh kita semua gak ada yang bisa bantu walau hanya solusi, kita malah menambah keruh aja. PUNK itu bebas teman……
dan satu hal adalah kita ini Indonesia.
gw PUNK dan gw juga orang Indonesia
PUNK itu cuma nama yang kebentuk dari hati orang yang mendambakan kebebasan
kebetulan aja di UK sana namain yang mereka rasakan itu PUNK
Indonesia sudah jadi PUNK dari semenjak pejuang kita pertaruhin nyawanya buat kemerdekaan.
jangan cuma karena masuk tv jadi alasan untuk menyerang kebebasan orang,
ga usah ngaku PUNK kalo masih ngebatasin jalan orang yang mau diambil, ga usah teriak-teriak anti media kalo ga tau media itu apa. buat lo semua yang ngomong anti media tapi lo semua nulis di sini. F**k Off lo
mang lo pikir Internet keluar dari kita BERAK.
Damn sempit banget pikiran
jadilah PUNK untuk Indonesia
dan untuk semua yang ada dijalan, jangan anggap kita ga berpikir untuk perjuangan kalian di jalan
salut buat bunga Hitam,
viva la Revolution
Buat gw kbebesan adalah sgalaya…..
bebas dalam mentukan pilihan…
besas dalam berkarya….
bukan terkekang dgan aturan-aturan Baku yg membuat kita kaku….
Say FUCK the SiStem…..yg di buat oknum-oknum penjilat….
sory nih numpang nyari ilmu..
setau guw media mainstream itu media yang dapat dinikmati setiap orang, mulai dari bayi ampe kakek-kakek or nenek-nenek..
and masalah yang udah basi seperti Masuknya marjinal di tipi, guw rasa itu memang masalah..
guw kenal orang-orang yang terlibat dalam pro kontra ini, betul kata orang2 (tidak bermaksud objektif) yang kontra dengan marjinal bahwa ga ada sedikit pun perubahan dari masyarakat yang menilai PUNK itu serem lah,, bau lah,, tukang mabok lah,, and bla..bla..bla.. sejak marjinal nongol di tipi..
Tapi orang2 (tidak bermaksud objektif)yang pro dengan marjinal pun ada betulnya,, PUNK itu sebuah budaya perlawanan yang bebas, mau masuk tipi kek,, masuk penjara kek,, masuk ke dalam jamban kek,, itu terserah kalian..
Tapi ingatkah kalian dimana awal kalian berdiri dan mampu mengepalkan tangan dan meninju jauh ke atas langit????
Komunitas ini berasal dan tumbuh dijalanan bukan dari layar kaca yang lebih terlihat seperti fashion show..
Dan tentang sponsor,, setau guw (mohon dibenarkan bila salah)sponsor itu bersifat komersil / menjual, apakah kalian memang sedang menjual idealis kalian???
lalu bagaimana tentang D.I.Y kalian??
kalian ber Do It Yourself tapi malah manggung ditempat yang bersponsor yang jelas-jelas para panitianya tidak D.I.Y karena cuma bisa ngemis minta tambahan dana dari para sponsor itu???
TOLONG DIJELASKAN..!! (maklum guw masih dalam tahap belajar)
And ada satu hal yang dari jaman soekarno masih maen gundu pingin guw tanyain..
Apakah menjadi seorang PUNK harus melakukan kegiatan sosial atau berdemo atau aksi2 lainnya???
Buat guw yang penting itu nongol ditengah-tengah masyarakat itu sudah cukup, supaya masyarakat tahu bahwa memang ada PUNK di sekitar mereka..
dan bukan kah dulu kita pernah berslogan “JADIKAN PUNK SEBAGAI ANCAMAN” lalu siapakah yang kita ancam??? D.I.Y kah??? atau mereka yang tidak ber-D.I.Y kah??? atau pihak media mainstream dan sponsor kah??? atau para PELACUR yang sudah tertarik oleh lingkaran setan kah(tidak bermaksud men-judge)???
salam Oi..
keep protest and survive..
support to D.I.Y
JANAGN HANYA DI PERDEBATKAN LEWAT DUNIA MAIA BUNG
TAPI PERDDEBATKAAN DENGAN KENYATAAN
AGAR SEMUA’Y KELAR DAN TIDAK ADA PERMUSUHAN DI ANTARA KITA
mungkin saya hanya anak kecil yang baru meluncat menjadi kupu”
tapi saya merasa bahwa perdebataan ini sebaik’y secara langsung agar tidak ada permusuhann
oi oi oi……salam buat kawan-kawan punk semua,tanpa terkecuali…
teruskan perjuanganmu kawan…….!!!!!!
MARJINAL….I LOVE TARING BABI….!!!!!!
MAKAN TU YOU TOBE LOE…!!!!!!
SERIBU JEMPOL BUAT BUNGA HITAM N SOSIAL SOSIAL
KAMI TERUS MENDUKUNGMU KOBARKANLAH SMANGAT JUANG MU
Oi Oi Oi…..Komunitas… Ayo dong, Kaya Dulu lagi….Gak ada sekatan, Nyatu, Jangan Pada Ngeusak Perjuangan Yang Udah Dibangun…No Side No War We Are Equals….
Salam Bunga Hitam…gw Salut akan Usaha Kalian ngebangkitin Semangat D.I.Y yang kini Bagai Cerita Legenda Belaka, Karena Dirusak Segelintir Orang Yang Gak Mau Hidup Mandiri Alias Manja, Ngandelin Duit/Sponsor/Transport dll.
Tetep Konsisten Bro, Jangan Tinggalin Komunitas…Oi Key….!!!
Biarlah..
kita semua kan 1 tujuan dan 1 pengakuan .
kita semua saudara janganlah dibikin persoalan yang berbuntut ” P E N G K H I A N A T A N ” …
BEBAS !!!
TANPA BATAS BUKAN UNTUK 1 JIWA .. TETAPI UNTUK BERSAMA !!!!
Yang Punya pehaman sempit tentang anti media itu orang goblok yg ditolak sama anti media itu mediamainstream,acara berspönsor dan masuk label klw facebook,myspace atau situs lainnya misal hp ya memang itu media tapi itu semua bukan yg kita tolak yg ditolak MELACURKAN DIRI DIMEDIAMAINSTREAM PADAHAL CUMA DPT UANG BERAPA SIH,TERUS JADI PELACUR DIACARA BERSPONSOR,DAN MASUK MAJOR LABEL,INGAT KAWAN KITA PUNYA MEDIA SENDIRI SEPERTI ZINE Apa kalian hanya berotak uang dan ketenaran,gak ada untungnya koq masuk tivi malah menguntungkan sang media yg dikelola kapitalism toh gak ada perubahan punk ya tetap punk begini adanya dari dulu,apa hanya uang dan ketenaran semata atau kantong pribadi kecuali kalian punya stasiun tv sendiri punk n skinhead chanel,buat hp merk punk n skinhead anti medialah dibilang kuno itu pikiran sempit daripara pelacur pelacur yg tiap harinya menelan obat obatan terlarang jadi otaknya tdk bisa berfikir panjang…kalian itu sudah memecah belah komunitas….bebaskan dirimu tanpa batas sampai dirimu bertindak seperti hewan atau binatang hina lainnya,alah ga ada unsur negatifnya masuk tivi,!buat gw marjinal pelacur punk..tanpa mediamainstream kita bisa berdiri sendiri kok!!TV PEMBODOHAN,TV PENGKHIANATAN,KALIAN HANYA jadi bahan tertawan publik saja,
rame bener komennya? …bagi gw marjinal atau pun bunga hitam tetaplah salah dua band punk yg selama ini tetap concern dgn komunitas punk itu sendiri…
maju terus punk indonesia !!!
thx bang KR