Pagi itu tidak terdengar sama sekali ayam berkokok menyambut pagi hari sambil membangunkan manusia dari tidurnya. Pagi itu yang terdengar hanylah jeritan warga yang panik, laki-laki yang berlarian sambil membawa ember-ember yang terisi air yang diambilnya dari kali, tangisan ibu-ibu sambil berusaha tetap menggendong anak-anak mereka kemudian lari menjauh.

Pemandangan seperti ini kembali terlihat. 30 Agustus 2006 sekitar pukul 05.00 WIB, wilayah ‘kumuh’ dikawasan kecamatan penjaringan, jakarta utara lagi-lagi dilalap sijago merah. Api yang bermula dari kompor yang meleduk tersebut melalap habis rumah dikawasan tersebut hingga sekitar pukul 08.00 WIB.

Akhirnya, api berhasil padam, komplek perumahan kumuh & padat tersebut dalam sekejap terlihat seperti lapangan luas penuh dengan puing-puing reruntuhan. Tidak sedikit warga yang meneteskan air mata begitu melihat rumahnya hilang…satu-satunya bangunan tempat mereka bernaung.

yang tumbuh setelah bencana

Siang harinya, iring-iringan bantuan berdatangan…saking ramainya lokasi paska kebakaran, saya tak ingat lagi pihak mana saja yang datang memberikan bantuan untuk warga. Tapi ada satu hal yang saya ingat dengan jelas…Bendera PARTAI POLITIK.

Melihat hal tersebut….refleks saja benakku berteriak…gila…bencana koq dijadikan ajang curi start kampanye…warga yang tidak mau terlalu perduli soal itu bertepuk tangan menyambut kedatangan mereka. Yang ada dibenak mereka hanyalah “bagaimana saya bisa mendapatkan makan hari ini…”

Yaaa…saya tak bisa menyalahkan mereka, mengingat keadaan mereka saat itu. hhhuuhhh….bendera partai….lagi-lagi bendera partai…mengapa mereka selalu muncul paska bencana….apakah tidak bisa membantu tanpa bendera….????

Silahkan anda menilai sendiri…???

berita terkait : Puluhan rumah diPenjaringan terbakar – detik.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>