Kami tidak menuntut apa-apa, kami tidak meminta apa-apa, kami ingin Negara tidak menyusahkan hidup kami…kami ingin otonom…kami akan ambil alih hidup kami…

Pertama-tama yang mesti ditegaskan, kami tidak anti Globalisasi”, kami justru ingin meng-Global-kan kesejahteraan, keterbukaan, kemerdekaan dan persaudaraan diantara manusia.

Kami tidak ingin membawa negeri ini kepada ketertutupan, ekonomi tertutup, politik tertutup seperti di Cina, Korea Utara atau yang lebih parah negeri para Taliban di Afganistan dulu…sebab dinegeri-negeri seperti itu, masyarakat dilemahkan dan sangat tergantung pada seorang Pemimpin yang kuat dan otoriter…semacam jaman Orde Baru dulu…untuk hal itu kami katakana tidak…kami cinta Otonomi dan kemerdekaan penuh bukan setengah-setengan…justru kami berseru jangan sekali-kali percaya pada pemimpin. Karena sistem yang menggantungkan hidup pada pemimpin, setelah diberi kesempatan, nyata-nyata telah gagal…

Kenapa Kami Tak Setuju Globalisasi ala WTO

Karena Globalisasi WTO tidak konsisten, sementara Globalisasi WTO menganjurkan negara-negara didunia membuka pintu gerbangnya untuk produk, barang-barang dan jasa, untuk informasi, untuk hiburan, yang kesemuanya sangat menguntungkan golongan kaya…Globalisasi WTO, bungkam soal kebijakan negara-nasional yang justru memperkuat batas-batas antar wilayah, memalak lalu lintas manusia antar wilayah, memperkuat kekuatan militer (untuk apa diperkuat jika toh kepentingan Nasional sudah tidak relevan)…memperkuat intelejen dan pengawasan kepada penduduk…makin memperketat kebebasan dan kemerdekaan disegala bidang.

Persoalannya Bukan Soal Negara Selatan Melawan Utara

Ataupun Negara Kaya melawan Negara Miskin, karena diseluruh Negara-negara didunia terdapat goongan kaya yang memerintah dan golongan miskin yang diperintah…Jadi konflik dari hal-hal diatas bukanlah urusan kami tapi para penguasa.

Hancurkan batas negara, karena manusia sedunia adalah saudara, karena Negara yang memerlukan Nasionalisme (baca: kebencian terhadap bangsa lain) dan Perang untuk hidup…
Bukan meng-Global-kan perang, terror dan rasa takut, rasisme (kebencian terhadap warna kulit / ras yang berbeda) meng-Global-kan kemiskinan, upah murah, kelaparan, meperpanjang jam kerja, meng-Global-kan kerusakan lingkungan…mempermahal pendidikan.

Kami tahu benar bahwa Globalisasi yang diusing WTO hanyalah kerjasama untuk memperkaya seluruh Golongan Kaya se-Dunia…dan di Indonesia, mereka bekerjasama dengan golongan kaya pribumi yan berkulit coklat dan berhidung pesek…Orang-orang kaya Indonesia akan semakin kaya dengan Globalisasi-nya WTO ini.

Untuk Sebuah Dunia Lain yang Lebih Baik

Terdapat cukup banyak makanan, air bersih dan pakaian didunia ini…kami-kami mengajak kalian untuk bersama merebut sumber-sumber itu dan membagi-bagikannya. Terdapat begitu banyak kerja yang berguna ketimbang menganggur, mengasuh anak dan manula, membersihkan lingkungan dan ribuan kerja berguna lainnya…namun, Para Penguasa tidak akan membayar hal-hal seperti itu…Penguasa dunia yaitu orang-orang kaya didalam masyarakat manusia, tidak membolehkan sebuah kerja berguna selain kerja yang menguntungkan mereka…tak heran begitu banyak orang menganggur.

Ha ha…kami menyadari semua itu tidak bisa dilakukan dengan jumlah orang yang sedikit…jadi, jikalau kalian setuju dengan kami…kalian dapat membangun perkumpulan, lingkaran dan organisasi kalian sendiri…dan suatu saat nanti kita dapat bertemu…kita dapat bekerjasama secara sejajar dan saling mendapat manfaat untuk mengubah BUMI menjadi tempat yang lebih baik bagi Manusia dan Kehidupan yang lain.

Jakarta, 18 Desember 2005
SALAM SOLIDARITAS

JAKARTA ANARCHIST RESISTANCE
http://www.jakartaresistance.net/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>